Rumah Kedelai Grobogan
Selamat Datang di Rumah Kedelai Grobogan Jl.Purwodadi-Solo Km.5 Desa Krangganharjo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan

Selasa, 12 September 2017

Tingkatkan Kompetensi Penyuluh, Dinas Pertanian Selenggarakan Pelatihan Pembuatan Tahu Hygiena


Dinas Pertanian kabulaten Grobogan mengadakan pelatihan pembuatan tahu, bertempat di Rumah Kedelai Grobogan, Senin 11 September 2017. Pelatihan diikuti 7 orang yang terdiri atas 6 orang penyuluh dan 1 orang Ka UPT Dinas Pertanian Kecamatan Purwodadi.
Pelatihan ini dimaksudkan agar penyuluh mengerti cara membuat tahu yang berkualitas baik dan kedepannya diharapkan mampu mengembangkannya di wilayah binaan menjadi usaha yang dikomersilkan untuk skala industri rumah tangga.
Wakid Mutowal selaku Ka UPT Dinas Pertanian Kecamatan Purwodadi mengungkapkan rasa senang dan berharap pelatihan ini bisa mengembangkan kompetensi penyuluh dan mengembangkannya.
"Saya merasa senang bisa ikut didalamnya, tahu adalah makanan sehari-hari yang sangat digemari oleh masyarakat dan saya yakin prospeknya sangat menjanjikan," ungkapnya.
Pelatihan diadakan mulai hari ini  sampe 2 oktober 2017 untuk perwakilan 17 desa di kecamatan Purwodadi.
Share:

Minggu, 10 September 2017

Kunjungan Staf Direktorat Jendral Tanaman Pangan


Purwodadi, Rumah Kedelai Grobogan( RKG ) mendapat kunjungan yang istimewa dari Jajaran Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Ir. Rahayu Dwikorawati,M.M
Kepala Seksi Ektensifikasi Aneka Kacang lain dan Pemberdayaan dan Nur Hidayati, S.H Analis Oraganisasi Kepegawaian. Turut mendampingi dari Staff Penyuluhan Distanbun Jateng Agus Priyanto dan Eko Pranoto. Rombongan diterima Kadispertan Kabupaten Grobogan Ir. Edhie Sudaryanto, M.M beserta jajarannya dan Kapt. Muh. Jumar Pasiter Kodim 0717/ Purwodadi pada hari Rabu (28/8/2017).

Jajaran Dirjen TP diajak keliling RKG oleh Kadispertan untuk melihat pembuatan Tempe Hygiene, Tahu Hygiene, Seed Center, Promotion Center dan menikmati hidangan serba tempe di Soybean Resto. Rombongan mendapat penjelasan mengenai Pengolahan dan Produktivitas Kedelai Lokal Varietas Grobogan dari Hulu sampai ke Hilir.

Rahayu Dwikorowati dari Jajaran Dirjen TP mengatakan sangat kagum dan terkesan mengunjungi RKG, disini RKG tempat pembelajaran agribisnis kedelai dan  hasil olahan petani yang berasal dari Kedelai lokal varietas Grobogan agar  dapat bersaing secara lokal maupun nasional.

Kadispertan Edhie Sudaryanto mengatakan ucapan terima kasih atas kunjungan jajaran Dirjen Tanaman Pangan ke RKG. Meskipun disela-sela kesibukannya memverifikasi Kelompok Tani, menyempatkan diri untuk mengunjungi RKG. RKG merupakan Pusat Pelatihan dan Penerapan Teknologi serta sumber informasi   tentang Komoditas Kedelai Varietas Grobogan. (Bonie)
Share:

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Resmikan Rumah Kedelai Grobogan




Keberadaan Rumah Kedelai Grobogan (RKG) diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sabtu (25/3/2017). Peresmian RKG ditandai dengan pemukulan kentongan bambu dan penandatanganan prasasti yang dilakukan gubernur didampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni.
Selain meresmikan RKG, ada tiga agenda lainnya yang dilakukan gubernur dalam waktu bersamaan. Yakni, membuka Agro Ekspo, Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Tengah, dan Jambore Penyuluh Pertanian se-Jawa Tengah.
Semua acara seremonial tersebut dilangsungkan di halaman kantor Dinas Pertanian Grobogan. Dalam kesempatan itu, hadir pula sejumlah bupati dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Usai acara seremonial, gubernur didampingi bupati menyempatkan waktu untuk mengunjungi lokasi RKG yang berada di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh.
“Saya mengapresiasi pendirian Rumah Kedelai Grobogan. Disini, kita bisa belajar banyak hal seputar kedelai. Ini bagus sekali. Keberadaan RKG harus cepat disebarluaskan sehingga diketahui banyak orang,” kata gubernur.
Menurut gubernur, RKG dinilai bukan sekedar tempat yang dipakai untuk menampung hasil panen kedelai saja. Tetapi, menjadi tempat yang lengkap untuk sarana belajar mulai hilir hingga hulu dari sektor pertanian kedelai.
Selain ada produksi tempe dan tahu higienis, ditempat itu juga tersedia benih kedelai berkualitas. Yakni, kedelai lokal varietas Grobogan.
Kemudian, ada pula sarana pembelajaran bagi petani dan UKM. Soalnya, ada lokasi tanam kedelai, penjemuran, hingga pengolahan beragam aneka bahan pangan dari bahan kedelai.
“Beragam makanan dari hasil olahan kedelai rasanya tidak kalah dengan produk sejenis yang sudah ada. Kalau dikelola profesional, RKG ini akan maju pesat,” tegasnya. 






Share: